Kulit Mulus dengan Buah Stroberi

Kulit Mulus dengan Buah Stroberi

Banyak cara dilakukan orang untuk mendapatkan kulit yang mulus. Misalnya memakai kosmetik, memakai masker kulit, merawat kulit di kinik kecantikan, mengonsumsi ramuan pelembut kulit, bahkan melakukan oparasi plastik. Padahal, salah satu cara yang dianggap lebih efektif dan dianjurkan adalah menjalankan pola hidup yang menyehatkan secara rutin dan teratur. Oke. Tapi, di luar itu, ada juga orang yang rajin mengonsumsi buah dengan tujuan mendapatkan kulit mulus. Bisakah? Tentu bisa, asal dilakukan secara teratur dan dengan disiplin yang tinggi. Misalnya, buah stroberi (strawberry). Kandungan vitamin C, E, dan K pada buah ini  termasuk sangat tinggi. Vitamin C untuk meningkatkan produksi kolagen, guna mencerahkan kulit dan menyamarkan garis-garis yang muncul pada kulit. Buah strowberi juga mengandung asam salisilat yang biasanya dipakai dalam produk-produk kecantikan. Asam salisilat ini mampu mengecilkan pori-pori kulit sehingga kulit tampak lebih lembut dan halus. Selain itu, di dalam stroberi juga terkandung alpha hydroxide acid (AHA) yang mampu mengangkat sel kulit mati sehingga lapisan sel kulit baru yang lebih muda dan kencang muncul. Buah stroberi juga merupakan toner yang dapat membantu pigmentasi kulit sehingga tampak lebih cerah dan segar. Perawatan dari dalam dapat dilakukan dengan mengonsumsi langsung buah ini. SEdangkan jusnya dapat dijadikan masker wajah. Boleh juga ditambahkan madu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Namun, untuk diketahui, kulit tubuh dibentuk oleh jaringan-jaringan kolagen. Jika kadar kolagen berkurang, kulit Anda akan keriput, bergaris-garis, kusam, dan menampilkan vlek-vlek hitam di sana-sini. Untuk itu, kulit kita butuh asupan kolagen dari luar. Karena itu, orang tersebut perlu mengonsumsi makanan atau minuman berkolagen tinggi. Tapi, proses penyerapan kolagen ke dalam sel tidak gampang. Ia butuh bantuan nutrisi lain sebagai katalisatornya, yaitu vitamin C dan vitamin E. Kedua vitamin ini banyak terdapat dalam madu dan buah-buahan. Kabar buruknya, penurunan kadar kolagen itu sudah terjadi ketika seseorang berusia 25 tahun, yakni 1,5% per tahun. Itulah sebabnya ketika sudah memasuki usia itu seseorang sudah membutuhkan asupan kolagen dari luar. Konsumsi dan pemberian masker stroberi tadi pada intinya adalah memberikan katalisator supaya kolagen berfungsi dengan baik. Tapi, bila kadarnya sudah berkurang, efektifkah itu? Tentu tidak. Sehingga, yang efektif adalah  memberikan asupan kolagen dari dalam, yakni dengan mengonsumsi minuman berkadar kolagen tinggi secara rutin.

Kini, banyak produk berbasiskan kolagen yang ditawarkan di pasaran untuk mengencangkan dan memuluskan kulit. Namun, data menunjukkan, sekitar 80% produksi kolagen dunia berasal dari luar negeri. Berbeda dengan Kola Plus, sebuah produk yang juga berbasiskan kolagen. Dalam satu boksnya terkandung 15 gram kolagen. Kola Plus merupakan produk minuman serbuk yang mengandung nutrisi kolagen halal dalam jumlah cukup besar, dan terbuat dari tulang sapi lokal. Kola Plus mengandung madu serta ekstrak buah anggur dan jeruk sebagai sumber vitamin C dan E. Kola Plus mengandung protein tinggi (93%), mudah dicerna, dan setelah dikonsumsi tentu akan menggantikan kolagen tubuh yang hilang. Selain itu, ia juga bisa dioleskan di permukaan kulit

Mau Kulit Mulus? Ya Kola Plus